Keterangan: Salah satu peserta sedang presentasi materi Rancak.

berita1online.com – Sesuai ketentuan yang berlaku bahwa semua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) harus mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) sebagai salah satu syarat untuk lolos menjadi PNS. Melalui Latsar, setiap CPNS akan dibekali ilmu dan keterampilan guna membentuk mereka menjadi PNS Profesional yang berkarakter.

Keterangan: Salah satu peserta sedang mencermati dan menjawab pertanyaan penguji.

Kegiatan Latsar bagi para CPNS di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi NTT.

Salah satu tahapan penting dalam kegiatan Latsar tersebut adalah pelaksanaan Agenda Habituasi untuk mengaktualisasikan Nilai-nilai Dasar serta Kedudukan dan Peran PNS. Agenda Habituasi, antara lain diisi dengan kegiatan Seminar Rancangan Aktualisasi (Rancak) dari para peserta diklat tentang sejumlah kegiatan yang akan diaktualisasikan selama 30 hari pada instansinya masing-masing.

Aktualisasi ini dimaksudkan agar setiap peserta terbiasa untuk mengaktualisasikan nilai dasar PNS, yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA), berdasarkan kedudukan dan peran PNS yang telah dipelajari dari mata pelatihan Manajemen ASN, Pelayanan Publik dan Whole of Government. Selain itu, melalui aktualisasi, para peserta Latsar juga belajar untuk terbiasa memecahkan berbagai masalah yang dihadapinya, sesuai dengan uraian tugasnya masing-masing.

Keterangan: Salah satu peserta sedang presentasi materi Rancak.

Sebelum melaksanakan aktualisasi tersebut, setiap peserta Latsar mempersiapkan Rancaknya masing-masing yang akan diseminarkan guna mendapatkan berbagai masukan dan perbaikan. Hal ini ditujukan untuk memperlancar pelaksanaan aktualisasi pada unit kerja masing-masing peserta.

Sehubungan dengan itu, maka pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 telah berlangsung Seminar Rancak oleh 159 Peserta yang terdiri 4 angkatan, yakni CPNS Golongan II Angkatan 14, serta CPNS Golongan III Angkatan 12, 13 dan 14.

Keempat angkatan ini terbagi dalam 16 kelompok dengan rincian 15 kelompok beranggotakan 10 dan 1 yang kelompok beranggotakan 9 orang. Masing-masing kelompok dibimbing oleh satu orang coach dari Widyaiswara, serta diuji oleh seorang penguji dari kalangan birokrat.

Keterangan: Pose peserta dan widyaiswara setelah pembelajaran materi Akuntabilitas PNS.

Seminar Rancak ini berlangsung di Kompleks UPTD Dinas Sosial Provinsi NTT pada 8 ruangan yang telah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara.

159 peserta Latsar tersebut berasal dari Kabupaten Nagekeo, Sabu Raijua, Flores Timur, Lembata dan sejumlah kabupaten di daratan Sumba, Flores dan Timor yang bertugas sebagai guru dari Pemprov NTT. Setelah seminar, semua peserta akan diturunkan pada unit kerja masing-masing untuk melaksanakan aktualisasi selama 30 hari. Selanjutnya akan kembali ke BPSDMD Provinsi NTT untuk melaksanakan seminar Laporan Aktualisasi.(Daud Amarato D).